Intentionally doing bad

Dalam perjalanan ke kantor pagi ini (note: jalan kaki ke kantor sekitar 2km karena lagi banjir & macet total berhenti), saya mengingat satu kejadian di tahun lalu. Saya mendaftar fitness di Fitness First haha. Cukup rekor dalam perjalanan saya yang cinta olahraga gratis a.k.a jogging. Nah, as complimentary, saya mendapatkan 3 free pass yang bisa saya pakai untuk mengajak siapapun gym bareng for free. So, i gave one untuk salah satu tim di kantor. he’s a fighter, berasal dari timur Indonesia dan berhasil menyelesaikan gelar S1-nya sambil bekerja di kantor kami. I hope the gym session will inspire him about the other side of the world that he never experienced before.

So, saya sambil latihan dengan PT mengobservasi yang terjadi. Ada hal yang membuat saya kepingin ketawa sebetulnya tetapi tidak etis untuk menceritakannya karena saya tidak tahu apakah hal tersebut akan membuatnya malu atau tidak. But I learn. A good intention may be not end up with good result but new experience is always worth to try in a good intention.

Tujuan saya memang tidak untuk mengajaknya sebagai member di gym tersebut atau alasan lainnya. I simply just want to show him something different in the outside. That’s the mission. Period.

Nah, my question now, how about the thing we intentionally do (the bad one) everyday? Ini yang menjadi pikiran saya this couple days. As a human, wajar jika kita by intention doing something bad karena banyak hal yang tidak baik terjadi dalam setiap menit kehidupan kita. Misalnya saat bos marah besar padahal bukan kita yang salah. Di akhir hari gosip tentang bos keluar dari mulut kita, as little revenge. Or ada orang yang tidak kita sukai, walaupun masih dalam pikiran yang tidak baik tentang dia, menurut saya kita sudah memulai doing something bad intentionally karena membangun bawah sadar untuk hate him/her.

Well, saya tidak bermaksud judge, karena saya pun masih a human. Hanya saja, saya kepingin ajak sebanyak orang untuk sama-sama setiap kali ada kesempatan untuk doing something bad, we can fight to choose doing good. Makin banyak orang yang baik, mudah-mudahan hidup kita makin menyenangkan di masa mendatang 🙂

Advertisements